Kisah Cintaku Tak Seindah Novel ( Versi Lengkap )
Assalamaulaikum pencinta Novel Sobek , novel kali ini adalah novel sobek yang dahulu pernah diposting , yang berjudul " Kisah Cintaku Tak Seindah Novel ". Akan tetapi bedanya , disini saya telah memberbaiki bahasanya dan penulisan hurufya agar lebih mudah untuk dibaca , tentunya jika dahulu endingnya gantung , disni akan sampai akhir saya ceritakan , jadi makanya yuk langsung dibaca saja .
Setelah Karin menunggu beberapa lama , mungkin hampir 1 jam Ia menunggu Fachri , hingga saat hujan reda , akhirnya Fachri datang dengan senyum yang seakan menggambarkan kerinduanya terhadap Karin .
Fachri : ( Menghampiri Karin ) “wah maaf yah sayang aku telat , motorku tadi mogok dan kehabisan bensin jadi harus mencari tempat jualan bensin deh, ya ampun kamu kehujanan dari tadi ,,?? Matamu sampai memerah, kasian. (Sambil memeluknya)
Karin : (Yang masih dalam pelukan Fachri sedikit melepaskan pelukan sang kekasihnya itu) “ Tidak , ntahlah mungkin cuma kelelahan menyelesaikan tugas kuliahku, oh iya aku ingin berbicara sesuatu kepadamu” (Raut wajah yang serius)
Fachri : (memegang tangan Karin ) ooh karena itu ternyata , pantas saja sudah dua minggu ini kamu tidak pernah lagi memberiku kabar, Aku telepon tdak diangkat , disms pun tetap tidak ada jawaban ,, Oh iya sekarang kamu mau ngomong apa sayang..??” (tersenyum) “apa ia seorang Karin merindukan seseorang seperti ku..?? benar kamu merindukanku Karin sayang.?
Karin : hmm tidak ,, bukan , bukan itu , maaf Fachri sebelumnya, sepertinya aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini lagi, sepertinya aku ingin kita putus saja.” (raut muka yang sedih)
Fachri : Apa putus..? Tapi kenapa? Apa hanya karena aku miskin, sedangkan kamu orang kaya..?? bukanya kamu pernah bilang cinta tidak mengenal kekurangan ,,??
Karin : bukan , bukan , sama sekali bukan karena hal itu, tapi , karena , karena .,, (diam , dan berfikir )
Fachri : Karena apa,,? jelaskan padaku Karin, tolong maafkan aku jika aku pernah mengecewakanmu, tapi jika kamu tetap ingin memutuskan hubungan kita, aku ingin kamu memberikan satu alasan saja, mengapa kamu ingin meninggalkanku,?? (air mata Fachri menetes)
Karin : Karena ,,, karena ( menangis )
Fachri : ( Dengan ketus ) “ maaf aku telat, ada apa kamu mau bertemu aku? sungguh aku sudah muak denganmu .
Karin : ( Tersenyum kecil ) “Maaf yah Fachri aku mengganggumu, Apakah kamu benar sudah menemukan penggantiku..? bolehkah aku tahu alasanmu meninggalkanku ?”
Fachri : ia aku sudah mempunyai penggantimu, dan dia lebih cantik, lebih pengertian dan lebih segala-galanya darimu , oh iya maaf jika selama ini aku menjadi beban bagimu, yasudahlah itu sudah tidak penting untuk dibahas lagi , jika kamu meminta bertemu hanya untuk hal itu , lebih baik aku pergi saja yaa ( Pergi begitu saja )
Karin : Tunggu ,,, (dengan suara Lantang ) tunggu sebentar, bolehkah aku memberimu sesuatu untuk terakhir kalinya.? (Menyodorkan sebuah kumpulan kertas yang cukup tebal )
Fachri : (Berhenti dan memandang Karin ) apa itu ?, itu bukan surat cinta atau surat permohonan maaf kan.? Sungguh aku sudah tidak mau memaafkanmu lagi.
Karin : ( Tersenyum meski dalam hatinya hancur ) “ bukan , tenang saja ini hanya sebuah tulisan dariku untukmu ,
Setelah diterima ternyata kumpulan kertas itu adalah sebuah naskah cerita lebih tepatnya Novel yang dituliskan Karin , khusus dibuatnya untuk kekasihnya yang sangat yang ia sayangi yaitu Fachri yang berjudul “TEMANI AKU HINGGA AKHIR HAYATKU”
Karin : ( Melepaskan genggaman tangan Fachri ) “Sudahlah , ini sudah bukan urusanmu lagi, memang penyakit ini sudah sejak 5 bulan yang lalu berada dalam diriku, tapi yasudahlah biarkan aku menghadapi penyakitku sendiri, mungkin aku ini konyol, bagaimana mungkin aku bisa mengharapkan kisah cinta yang sempurna seperti di film-film dan novel yang sering kubaca, bodoh memang, bagaimana mungkin seorang yang penyakitan sepertiku mendapatkan kekasih sesempurna dirimu, maafkan aku akhir-akhir ini tidak mempedulikanm, aku sibuk dengan pengobatan kankerku dan sibuk menyelesaikan tulisan itu untuk hadiah terakhir dariku untukmu, karena aku takut jika aku sudah tidak ada di dunia ini, kamu akan melupakanku, itu sebabnya aku membuat tulisan itu untukmu, dan aku harap itu bisa menjadi saksi cinta kita berdua, tapi semuanya sudah berbeda, hanya orang bodoh sepertiku yang mengaharapkan kisah cintanya sesempurna kisah cinta difilm dan novel karya seorang manusia, jadi yasudahlah kamu boleh pergi sekarang, dan tulisan itu boleh kamu buang , atau bakar.
Fachri : ( menangis ) “Karin maafkan aku, sungguh aku tidak tahu, yaa ampun mengapa aku sebodoh ini,, ( Fachri Berlutu dihadapan Karin ) “ Izinkan aku menemanimu dan menjalani hidup bersamamu dan berjuang mengobati penyakitmu, maukah kamu menjadi istriku Karin.? “
Karin : ( Tersenyum kecil ) “Sudahlah ini semua salahku, mungkin kisah cinta difilm atau novel terlalu sempurna jika harus aku rasakan, tapi aku lebih bangga dengan kisah cintaku yang nyata ini, karena bagaimanapun, sepahit apapaun sebuah kenyataan , itu jauh lebih indah daripada sebuah khayalan, maaf Fachri aku harus pergi sekarang , ( pergi dan meninggalkan Fachri )
Akhirnya Karin meninggalkan Fachri dan pergi keluar negri untuk menyelesaikan pengobatanya disana bersama kedua orang tuanya, dan sejak saat itu Fachri terus menyesali semuanya, ternyata Fachri berbohong saat dia bilang sudah ada penggati Karin, karena sebenci apapun Fachri terhadap Karin, hati kecilnya tidak dapat membencinya, terlebih karena Karin adalah cinta pertamanya, tapi kini semuanya sudah terlambat, Fachri tidak tahu dimana Karin menjalani pengobatanya, Fachri selalu berharap dalam setiap sujudnya, Ia berharap dengan kesungguhan hatinya suatu saat nanti Karin akan menemuinya lagi, dan setiap dia merindukan Kari, dia membaca isi novel itu , sesekali air matanya terjatuh dan hatinya hancur kala membaca isi novel tersebut. Ternyata Karin sungguh sangat mencintainya, hingga halaman terakhir Fachri membaca novel itu, dan sebuah pesan di akhir novel tersebut dibuat dengan tulisan tangan Karin sendiri , dan beginilah isinya :
Cinta itu tidak
mengenal kekurangan , yang ada mengisi kekurangan itu menjadi
sesuatu yang sempurna
, mungkin itu yang
pernah diucapkan Karin kepada
sang
kekasih Fachri ,
Malam itu hujan
turun dengan derasnya,
Karin yang menuggu
disebuah pinggiran pertokoan yang tidak
jauh dari rumah tempat
tinggalnya , rupanya yang ditunggu-tunggu adalah Fachri, yang sebelumnya mereka telah berjanji
untuk bertemu ditempat tersebut , ntah apa yang
ingin dibicarakan Karin , yang jelas Karin
rela menunggu dipinggiran pertokoan itu, samapai-sampai tubuhnya menggigil kedinginan karena
hawa dingin dan
hujan yang deras
malam itu, dan matanyapun memerah, sesekali Ia men
,
tap jam kecil yang melingkar dipergelangan tanannya , rupanya Karin sudah mulai bosan menunggu.
tap jam kecil yang melingkar dipergelangan tanannya , rupanya Karin sudah mulai bosan menunggu.
Setelah Karin menunggu beberapa lama , mungkin hampir 1 jam Ia menunggu Fachri , hingga saat hujan reda , akhirnya Fachri datang dengan senyum yang seakan menggambarkan kerinduanya terhadap Karin .
Fachri : ( Menghampiri Karin ) “wah maaf yah sayang aku telat , motorku tadi mogok dan kehabisan bensin jadi harus mencari tempat jualan bensin deh, ya ampun kamu kehujanan dari tadi ,,?? Matamu sampai memerah, kasian. (Sambil memeluknya)
Karin : (Yang masih dalam pelukan Fachri sedikit melepaskan pelukan sang kekasihnya itu) “ Tidak , ntahlah mungkin cuma kelelahan menyelesaikan tugas kuliahku, oh iya aku ingin berbicara sesuatu kepadamu” (Raut wajah yang serius)
Fachri : (memegang tangan Karin ) ooh karena itu ternyata , pantas saja sudah dua minggu ini kamu tidak pernah lagi memberiku kabar, Aku telepon tdak diangkat , disms pun tetap tidak ada jawaban ,, Oh iya sekarang kamu mau ngomong apa sayang..??” (tersenyum) “apa ia seorang Karin merindukan seseorang seperti ku..?? benar kamu merindukanku Karin sayang.?
Karin : hmm tidak ,, bukan , bukan itu , maaf Fachri sebelumnya, sepertinya aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini lagi, sepertinya aku ingin kita putus saja.” (raut muka yang sedih)
Fachri : Apa putus..? Tapi kenapa? Apa hanya karena aku miskin, sedangkan kamu orang kaya..?? bukanya kamu pernah bilang cinta tidak mengenal kekurangan ,,??
Karin : bukan , bukan , sama sekali bukan karena hal itu, tapi , karena , karena .,, (diam , dan berfikir )
Fachri : Karena apa,,? jelaskan padaku Karin, tolong maafkan aku jika aku pernah mengecewakanmu, tapi jika kamu tetap ingin memutuskan hubungan kita, aku ingin kamu memberikan satu alasan saja, mengapa kamu ingin meninggalkanku,?? (air mata Fachri menetes)
Karin : Karena ,,, karena ( menangis )
Karin hanya menjawabnya dengan menangis
dan tanpa bahasa
, karena memang tidak ada alasan
satupun untuk
Karin meninggalkan laki-laki sebaik dan sesempurna Fachri.
Fachri : (Meraih Karin dan memeluknya) “Sudahlah jangan membuat lelucon yang dapat mematahkan hatiku, karena aku sungguh sangat mencintaimu, dan lebih dari itu aku ingin menjadikanmu bidadari dalam hidupku .
Akhirnya perpisahanpun tidak terjadi, detikpun berganti menit, menit berganti jam , jam berganti hari , dan haripun berganti bulan, dua bulan sudah kejadian itu terlewatkan, tapi seharunya kejadian dimasa lalu itu bisa membuat cinta mereka semakin kuat, tapi justru Karin tetap dengan sikap tidak pedulinya dan selalu terkesan menjauh dari Fachri, awalnya Fachri memang sabar menyikapi sikap Karin yang demikian tidak peduli terhadapnya , karena yang dia tahu, ia sangat mencintai kekasinya Karin, dan begitupun sebaliknya. kekasinya sangat mencintainya, hingga sampai akhirnya Karin dimata Fachri menajadi sesosok wanita yang sangat kejam, setiap hari Fachri mencoba mengabarinya dan menanyakan keadaanya walau hanya melalui sebuah pesan singkat elektronik, tapi tidak sedikitpun balasan yang diterima Fachri, meskipun Fachri begitu sabar, tapi akhirnya ia mulai merasakan sakit hati dan serasa tidak dianggap, bahkan sesekali ia merasa sangat menyesal , mengapa dahulu ia tidak menerima keputusan Karin untuk putus saja.
Berbeda dengan Fachri yang sudah merasakan kesal dan sangat marah terhadap sikap Karin .
Fachri : (Meraih Karin dan memeluknya) “Sudahlah jangan membuat lelucon yang dapat mematahkan hatiku, karena aku sungguh sangat mencintaimu, dan lebih dari itu aku ingin menjadikanmu bidadari dalam hidupku .
Akhirnya perpisahanpun tidak terjadi, detikpun berganti menit, menit berganti jam , jam berganti hari , dan haripun berganti bulan, dua bulan sudah kejadian itu terlewatkan, tapi seharunya kejadian dimasa lalu itu bisa membuat cinta mereka semakin kuat, tapi justru Karin tetap dengan sikap tidak pedulinya dan selalu terkesan menjauh dari Fachri, awalnya Fachri memang sabar menyikapi sikap Karin yang demikian tidak peduli terhadapnya , karena yang dia tahu, ia sangat mencintai kekasinya Karin, dan begitupun sebaliknya. kekasinya sangat mencintainya, hingga sampai akhirnya Karin dimata Fachri menajadi sesosok wanita yang sangat kejam, setiap hari Fachri mencoba mengabarinya dan menanyakan keadaanya walau hanya melalui sebuah pesan singkat elektronik, tapi tidak sedikitpun balasan yang diterima Fachri, meskipun Fachri begitu sabar, tapi akhirnya ia mulai merasakan sakit hati dan serasa tidak dianggap, bahkan sesekali ia merasa sangat menyesal , mengapa dahulu ia tidak menerima keputusan Karin untuk putus saja.
Berbeda dengan Fachri yang sudah merasakan kesal dan sangat marah terhadap sikap Karin .
Sedangkan di suatu
tempat yang berbeda, yaitu disebuah kamar
Karin, rupanya Karin mulai merasa bersalah
atas perlakuanya terhadap Fachri, tapi
ia mempunyai alasan mengapa
ia melakukan ini kepada Fachri, rasa
rindu dan ingin bertemu
mulai dirasakannya, tiba-tiba telepon
genggamnya bordering, rupanya sebuah pesan
singkat masuk, dilihatnya dari Fachri, senyumpun mengembang dibibir
Karin, tapi bukan sms ungkapan rindu atau menanyakan kabarnya, isi pesan
itu cukup membuatnya
hatinya serasa tertusuk, dan
beginilah kira-kira isi
pesan singkat yang
ditulisnya dengan huruf
capital.
“ SELAMAT MALAM KARIN, MAAF JIKA AKU MENGGANGGU MALAM INDAHMU, TAPI SUNGGUH AKU SUDAH TIDAK TAHAN DENGAN SIKAPMU, AKU SUDAH CUKUP SAKIT HATI ENGKAU CAMPAKAN DAN TIDAK KAU ANGGAP, DAN AKU SANGAT MENYESAL DAHULU MENOLAK AJAKANMU UNTUK PUTUS SAJA, MAAF KARIN AKU SUDAH MEMILIKI PENGGANTIMU , SESEORANG MUNGKIN JAUH LEBIH BAIK DAN MENGERTI AKU , TERIMAKASIH UNTUK SEMUANYA , SAYA HARAP KAMU TIDAK USAH LAGI MENGHUBUNGI AKU , SETIDAKNYA ITU YANG INGIN KAMU LAKUKAN KEPADAKU SAAT INI “
Senyum yang mengembang seketika menjadi hilang , tidak
terasa air mata Karin mengalir
sedikit demi sedikit
hingga menetes dan jatuh membasahi layar telephon
genggamnya.
Belum kering air
mata Karin yang
masih basah dipipinya , akhirnya Karin membalas pesannya, “ Oh , begitu yah , kalau
begitu aku ucapkan
selamat yah, tapi jika
di izinkan bolehkah
aku menemuimu untuk
terakhir kalinya.? “
Beberapa menit Karin
menunngu balasan Fachrin ,
akhirnya Fachri membalas:
“ oh , baiklah tapi untuk terakhir
kali ini
saja , karena sebenernya aku sudah
muak jika harus
bertemu denganmu lagi, tapi baiklah, kita
bertemu ditempat bisa
kita bertemu , didepan pertokoan
pinggir jalan”
Akhirnya mereka bertemu dan seperti biasanya Karin yang menunggu, dan akhirnya Fachripun tiba,
Akhirnya mereka bertemu dan seperti biasanya Karin yang menunggu, dan akhirnya Fachripun tiba,
Fachri : ( Dengan ketus ) “ maaf aku telat, ada apa kamu mau bertemu aku? sungguh aku sudah muak denganmu .
Karin : ( Tersenyum kecil ) “Maaf yah Fachri aku mengganggumu, Apakah kamu benar sudah menemukan penggantiku..? bolehkah aku tahu alasanmu meninggalkanku ?”
Fachri : ia aku sudah mempunyai penggantimu, dan dia lebih cantik, lebih pengertian dan lebih segala-galanya darimu , oh iya maaf jika selama ini aku menjadi beban bagimu, yasudahlah itu sudah tidak penting untuk dibahas lagi , jika kamu meminta bertemu hanya untuk hal itu , lebih baik aku pergi saja yaa ( Pergi begitu saja )
Karin : Tunggu ,,, (dengan suara Lantang ) tunggu sebentar, bolehkah aku memberimu sesuatu untuk terakhir kalinya.? (Menyodorkan sebuah kumpulan kertas yang cukup tebal )
Fachri : (Berhenti dan memandang Karin ) apa itu ?, itu bukan surat cinta atau surat permohonan maaf kan.? Sungguh aku sudah tidak mau memaafkanmu lagi.
Karin : ( Tersenyum meski dalam hatinya hancur ) “ bukan , tenang saja ini hanya sebuah tulisan dariku untukmu ,
Setelah diterima ternyata kumpulan kertas itu adalah sebuah naskah cerita lebih tepatnya Novel yang dituliskan Karin , khusus dibuatnya untuk kekasihnya yang sangat yang ia sayangi yaitu Fachri yang berjudul “TEMANI AKU HINGGA AKHIR HAYATKU”
Setelah dibaca sedikit sinopsisnya teryata novel itu menceritakan
tentang seorang gadis yang
berusaha untuk sembuh
dari penyakit yang dideritanya , dan terus berusaha kuat demi bertahan
hidup agar bisa menjalani hidup bersama
kekasih yang ia sayangi, dan disitu sang gadis
menceritakan bahwa dia
sangat beruntung memiliki kekasih yang sabar menghadapi
sikap sang gadis yang egois . Walaupun dia tahu sang gadis penyakitan, yaitu sang
gadis divonis mengidap
penyakit kanker . Dan yang cukup mengejutkan nama sang gadis tersebut adalah Karin, yang
diceritakan menghidap penyakit
kanker dan memiliki
seorang kekasih yang sangat
setia dan penuh
kasih sayang merawatnya.
Tentu saja Fachri tahu maksud dari isi novel tersebut dan sontak Fachri memegang tangan Karin dan bertanya
Fachri : Karin maksudnya apa ini? kamu sakit? jawab aku Karin, kamu sakit kanker?
(Sambil menggenggam tangan Karin )
Tentu saja Fachri tahu maksud dari isi novel tersebut dan sontak Fachri memegang tangan Karin dan bertanya
Fachri : Karin maksudnya apa ini? kamu sakit? jawab aku Karin, kamu sakit kanker?
(Sambil menggenggam tangan Karin )
Karin : ( Melepaskan genggaman tangan Fachri ) “Sudahlah , ini sudah bukan urusanmu lagi, memang penyakit ini sudah sejak 5 bulan yang lalu berada dalam diriku, tapi yasudahlah biarkan aku menghadapi penyakitku sendiri, mungkin aku ini konyol, bagaimana mungkin aku bisa mengharapkan kisah cinta yang sempurna seperti di film-film dan novel yang sering kubaca, bodoh memang, bagaimana mungkin seorang yang penyakitan sepertiku mendapatkan kekasih sesempurna dirimu, maafkan aku akhir-akhir ini tidak mempedulikanm, aku sibuk dengan pengobatan kankerku dan sibuk menyelesaikan tulisan itu untuk hadiah terakhir dariku untukmu, karena aku takut jika aku sudah tidak ada di dunia ini, kamu akan melupakanku, itu sebabnya aku membuat tulisan itu untukmu, dan aku harap itu bisa menjadi saksi cinta kita berdua, tapi semuanya sudah berbeda, hanya orang bodoh sepertiku yang mengaharapkan kisah cintanya sesempurna kisah cinta difilm dan novel karya seorang manusia, jadi yasudahlah kamu boleh pergi sekarang, dan tulisan itu boleh kamu buang , atau bakar.
Fachri : ( menangis ) “Karin maafkan aku, sungguh aku tidak tahu, yaa ampun mengapa aku sebodoh ini,, ( Fachri Berlutu dihadapan Karin ) “ Izinkan aku menemanimu dan menjalani hidup bersamamu dan berjuang mengobati penyakitmu, maukah kamu menjadi istriku Karin.? “
Karin : ( Tersenyum kecil ) “Sudahlah ini semua salahku, mungkin kisah cinta difilm atau novel terlalu sempurna jika harus aku rasakan, tapi aku lebih bangga dengan kisah cintaku yang nyata ini, karena bagaimanapun, sepahit apapaun sebuah kenyataan , itu jauh lebih indah daripada sebuah khayalan, maaf Fachri aku harus pergi sekarang , ( pergi dan meninggalkan Fachri )
Akhirnya Karin meninggalkan Fachri dan pergi keluar negri untuk menyelesaikan pengobatanya disana bersama kedua orang tuanya, dan sejak saat itu Fachri terus menyesali semuanya, ternyata Fachri berbohong saat dia bilang sudah ada penggati Karin, karena sebenci apapun Fachri terhadap Karin, hati kecilnya tidak dapat membencinya, terlebih karena Karin adalah cinta pertamanya, tapi kini semuanya sudah terlambat, Fachri tidak tahu dimana Karin menjalani pengobatanya, Fachri selalu berharap dalam setiap sujudnya, Ia berharap dengan kesungguhan hatinya suatu saat nanti Karin akan menemuinya lagi, dan setiap dia merindukan Kari, dia membaca isi novel itu , sesekali air matanya terjatuh dan hatinya hancur kala membaca isi novel tersebut. Ternyata Karin sungguh sangat mencintainya, hingga halaman terakhir Fachri membaca novel itu, dan sebuah pesan di akhir novel tersebut dibuat dengan tulisan tangan Karin sendiri , dan beginilah isinya :
Ya Allah ,, aku ikhlas jika penyakitku ini karenamu ,,
Ya Allah aku berharap Engakau mengangkat penyakitku ini ,
Sungguh aku tidak kuat jika harus menanggung kesakitanku ini,
Ya Allah aku sangat mencintai dia, izinkanlah aku mengikrarkan janji suci sebelum tiba ajalku,,
Ya Allah aku Lelah dengan penyakitku ini
Aku lelah jika harus melakukan teraphi kankerku ,,
Dan aku lelah melihat hari demi hari ku lihat rambut indahku mulai rontok terpisah dari kulit kepalaku dan botak ,,
Tapi sungguh aku tak akan pernah lelah mencintaiMu dan Mencintai kekasihkuUntukmu Yang KucintaiFachri Al-Ghifari
Sungguh kata indah itu menjadi
sangat menyedihkan bagi Fachri, penyesalanpun kini semakin besar
dirasakannya, setiap hari dia menunggu dan berharap
kekasihnya menemuinya lagi .
Waktu berlalu
dan tanpa terasa
dua tahun sudah
Fachri setia menunnggu
Karin dengan rasa
penyelesaianya , meski kehidupannya
ia jalani sedikit
demi sedikit membaik dan
kembali normal .
Setiap sore
Fachri menikmati keindahan
danau dibelakang rumahnya ,
sering kali ia
melamun dan mengingat
memory-memory yang terekam
indah bersama Karin ,
dahulu memang ia
sering sekali menghabiskan
waktu berdua dipinggiran
danau , jika bukan memancing
mereka berdua hanya
duduk-duduk saja sambil
berbincang-bincang , rasanya
keindahan itu tak
sanggup Fachri hapus
dari ingatanya , itu sebabnya
setiap
sore tiba , semenjak Karin
pergi ntah kemana , Fachri
selalu menyempatkan untuk
pergi ke danau
dan merenung sendiri ,
Desember ,
2011
Pukul 17.32
saat Fachri
beranjak pulang dari
danau , belum genap
sepuluh langkah , tiba-tiba
ia berhenti , betapa terkejutnya
dia melihat seorang
wanita menghampirinya,
dengan rambut panjang
terurai rapih , terlihat sangat
cantik sekali , rupanya Fachri
tahu sosok itu ,
ia sosok itu tidak
salah lagi adalah Karin , dekat
dan semakin dekat ,, Fachri tidak
percaya semua ini
seperti mimpi ,
Saat Karin
sudah ada dihadapanya
belum keluar sepatah
katapun dari bibir
Karin , Fachri langsung memeluknya
dan mendekapnya “ Karin
,,, ini benar kamu., Ya
Allah terimakasih engkau telah
menjawab doa-doaku ,” .
Karin : (
Melepaskan pelukan Fachri )
“ Ia ini aku
Karin , apa kamu sudah
lupa.?”
Fachri : (
Sedih bercampur bahagia ) “ Ya Allah ternyata
benar kamu Karin , aku tidak
menyangka , ini
semua seperti mimpi .”
Karin
: ( tersenyum ) “Ia
ini seperti mimpi ,
bisa melihatmu lagi , padahal dulu
aku sudah berjanji
tidak akan menemuimu
lagi ,,”
Fachri : (
meraih tangan Karin ) “ sudahlah janagn
bahas masa lalu itu , oh
iya ini sudah hamper
magrib , lebih baik
kita kerumahku , Ibu pasti
senang melihatmu Karin”
Akhirnya Karin
pulang bersama Fachri
kerumah Fachri , setelah sampai
dirumah dan bertemu
dengan keluarga Fachri
dan melaksanakan sholat
magrib berjamaah . Karin keluar
keteras rumah dan duduk
sesekali matanya memandang
bintang dilangit , tak begitu
lama Fachri datang
menghampiri Karin , dan
menyodorkan novel pemberiannya
dahulu ,
Karin :
Apa ini..?? ( sambil memegang
novelnya )
Fachri : itu hadiah
pemberianmu dahulu , tepatnya
dua tahun yang
lalu , jika kamu masih
mengingatnya.
Karin : (
tersenyum manis ) “ Ya
ampun ,, Fachri aku
tidak menyangka , kamu masih
menyimpannya,,?”
Fachri : mana mungkin aku
membuangnya , tulisan yang
setiap aku baca
bisa membuatku serasa
bersamamu , dan tulisan yang
sering kali membuat
mataku menangis , “
Karin : Ya
ampuun ,, yasudahlah , hari
ini adalah hari
ini ,, hari kemarin adalah hari
kemarin , Oh iya kamu
sudah menikah Fachri.?? Mana istrimu , aku
ingin sekali berkenalan
dengannya”
Fachri : (
mendekati Karin dan
memegang tangannya ) “ Karin , sebenarnya
dahulu aku berbohong ,
ketika aku bilang
aku membencimu , aku berbohong
ketika aku bilang sudah
memiliki penggantimu , dan
setelah kepergianmu waktu
itu , aku berjanji
akan tetap menunngumu ,
smapai kamu kembali
menemuiku , dan sekarang aku
senang kamu datang
menemuiku , kamu pasti menemuiku
karena kamu merindukanku
kan.? Karin sekarang aku
tidak mau lagi
melakukan kesalahan kedua, Karin
maukah kamu menikah
dengannku.?”
Karin :
Tidak … kamu salah Fachri , aku
memang merindukanmu , tapi jika
harus menikah denganmu , mugkin itu
tidak mungkin ., meskipun keajaiban
besar telah menyembuhkan penyakit kankerku,
tapi jika untuk
menikah denganmu mungkin
itu sudah tidak mungkin , “
Fachri : Kenap .?? apakah kamu
sudah memiliki suami
Karin.?”
Karin
: bukan , bukan itu
alasanya , biar aku jelaskan
sekarang , mungkin aku
bersyukur sekali saat
ini Allah telah
memberikan hidup kedua
bagiku , dengan mengangkat penyakitku , saat aku
dioprasi dan mualai
menjalani pengobatan berhari
hari , berbulan-bulan , dan setelah kankerku
dinyatakan telah diangkat
, dan aku telah
terbebas dari penyakit
kanker , dokter mengatakan padaku
dan keluargaku , aku tidak
akan bisa hamil
, mungkin hanya keajaiban jika
aku bisa hamil , dan
aku sadar wanita
yang tidak bisa
hamil bagi lelaki
adalah wanita yang
tidak sempurna, jadi aku mohon
padamu , lebih baik kamu
mulai melupakanku sebagai
kekasihmu , dan mulai membuka
hati untuk wanita
selain aku , ayoo Fachri kamu
pasti bisa. ( Air mata
Karin menetes )
Fachri : (
mengambil nafas ) hm jika karena
itu alasanya ,
kamu salah besar
menilaiku sebagai laki-laki , aku mencintaimu
karena kamu ,, bukan karena
mereka atau dia , atau
karena keadaanmu , cukup karena
kamu aku jatuh
cinta kepadamu , jadi aku
tidak peduli ,(memeluk Karin ) Karin
sungguh aku mencintaimu , jangan biarkan
pengorbananku selama 2
tahun menunggumu sia-sia . jadi menikahlah denganku
Karin :
(menangis ) Fachri ,,,
Fachri : (
memandang mata Karin ) sudah
sekarang kamu tidak
usah berfikir , apa-apa , yang
haru kamu tahu
adalah Aku sangat
mencintaimu , jadi maukah
kamu menikah denganku.?”
Karin
: ( Tersenyum haru ) Fachri aku
mau menikah denganmu ,, “
Fachri :
Ya Allah terikasih ,, terimakasih engkau
telah mengembalikan bidadari
yang sekian lama
pergi , “
Karin :
tunggu Fachri , bolehka
aku minta sesuatu.??”
Fachri :
sesuatu .? apa itu Karin
.?
Karin : aku
mau kamu ambilkan
pulpen dan kertas, sekarang . “
Fachri :
(heran) pulpen dan
kertas.? Untuk apa memangnya.? Hm yasudah tunggu
, aku ambilkan permintaanmu .”
Dan setelah
Fachri mengambilkan pulpen
dan kertasnya dan
diberikan kepada Karin , akhirnya Karin menulis
sesuatu dan di berikan
kepada Fachri “ Ini untukmu”
Fachri :
(Heran) “ Untuk ku ..?? apa ini .? jangan bilang
ini surat perpisahan.? “
Karin : (
Tersenyum ) , “ bukan ,, makanya
dibaca dulu.”
Setelah dibaca
, ternyata kertas
itu berisikan tulisan
“ TERIMAKASIH YA ALLAH , TERNYATA AKU SALAH , TERNYATA KISAH CINTAKU JAUH DAN JAUH LEBIH INDAH DIBANDINGKAN NOVELKU “
Dan akhirnya
mereka bersatu , dan menikah
.
Ntah bagaimana
keajaiban itu datang
kembali kepada Karin , Karin yang
telah dinyatakan tidak
bisa memiliki keturunan , namun nyatanya
setelah 5 tahun
pernikahannya dengan Fachri , akirnya Karin melahirkan
bayi kembar . mungkin ini
yang dinamakan semua
bisa salah ,
kecuali Allah yang
tidak pernah salah
menciptakan dan mengatur
seluruh alam,.
TAMAT
Terimakasih telah membaca Novel sobekku ini , semoga bisa diambil pelajaranya yaa,
Wassalamualaikum :D
